Rhythm game adalah salah satu genre yang aku kagumi. Aku pernah terobsesi dengan Guitar Freaks (iya, bukan Guitar Hero), sampai senang sekali waktu menemukan copy Guitar Freaks 2nd Mix di Kenop Video Games, Blok M Plaza. Belakangan, rhythm game jadi genre yang kurang populer, padahal genrenya masih bisa dieksplorasi dan penggemar setianya masih banyak.
Aku menemukan MR. RECORDS lewat salah satu showcase (jujur, lupa yang mana, karena makin banyak dan makin sering), lalu lewat lookingfor.game dapat kesempatan playtest-nya. Kesan pertamaku tentu soal visual dan art style-nya yang menarik dan penuh warna. MR. RECORDS adalah game Glee-Cheese Studio pertama yang aku mainkan, dan memang terlihat kalau studio ini serius fokus ke rhythm game.

MR. RECORDS mengeksplorasi genre rhythm game dengan memadukannya dengan store management. George, karakter utamanya, akan menjual piringan hitam/vinyl pada siang hari, tapi harus memainkan vinyl tersebut pada malam sebelumnya. Setidaknya di versi demo, menurutku bagian store management-nya cukup shallow dan belum terasa serunya. Sepanjang demo, ada 2 guest/NPC yang datang ke toko mencari vinyl yang sesuai. Mereka akan bercerita tentang vinyl yang dicari, dan di sinilah peran kita sebagai store manager untuk memberikan vinyl yang cocok. Ini cukup mirip pengalaman jadi penjaga record store beneran, tapi petunjuk yang diberikan terlalu mudah. That’s it, hanya ini mekanik store management yang dikenalkan di demo.
Walau begitu, writing-nya bagus banget! Guest/NPC-nya punya backstory yang menarik untuk diikuti, dan ceritanya berkelanjutan di hari-hari berikutnya. Penulisan karakter para guest juga menarik, jadi walaupun mekanik store management-nya sederhana, kita sebagai pemain tetap engage karena penasaran mengikuti kelanjutan cerita para NPC.
Bagian terbaik dari MR. RECORDS adalah porsi rhythm game-nya. Sebelum masuk ke sana, big applause dulu untuk musik originalnya yang luar biasa! Lagu-lagu dalam MR. RECORDS ditulis sendiri oleh developernya, dan berhasil menangkap nuansa lagu dari berbagai era dengan baik dan bervariasi. Untuk sebuah rhythm game, gameplay awalnya memang cukup sederhana, tidak banyak input dan kurang menantang. Tapi semakin kita memainkan vinyl lain dan mekaniknya makin terbuka, gameplay-nya jadi menarik dan sangat engaging! Timing window-nya terasa pas, tidak terlalu ketat sehingga tetap enak dimainkan tapi tetap menantang untuk dapat rating tinggi. Visual cue-nya juga menarik dan berpadu rapi dengan musiknya, jadi kita nggak cuma mengandalkan telinga tapi juga mata untuk membaca ritme yang datang.
MR. RECORDS belum punya tanggal rilis resmi sampai tulisan ini dibuat, tapi demonya sudah bisa dicoba sekarang, jangan lupa wishlist juga. Dengan musik original yang kuat dan writing NPC yang bikin penasaran, ini salah satu rhythm game yang wajib masuk radar kalian tahun ini.